Nikah...
It's not that simple words.. Menikah bukanlah sekedar kesenangan semata.. Menikah adalah menyatukan dua beda menjadi satu, dua keluarga menjadi satu, dua insan menjadi satu.... Hal ini menjadi sangat rumit ketika di dalamnya masih belum ada rasa pengertian, toleransi, kesabaran, keikhlasan, dll... Apalagi tugas seorang istri sungguh sangatlah berat.
Tugas seorang istri haruslah benar-benar dipahami, "istri adalah pakaian bagi suaminya.. " Apabila pakaiannya buruk maka kelihatan buruk pula sang suami.. Istri haruslah tawadu' kepada suaminya.. Ketawadu'an ada dua secara dhohir dan hakikat.. Secara dhohir istri tawadu' kepada suami dengan cara berkata sopan (misal mbasani), bersikap baik, menutupi aib suami, dll. Sedangkan secara hakikat tawadu' kepada suami adalah ketika kita tidak menuntut suami, bener2 taat dan patuh pada suami, dll. Pertanyaannya bagi yang sudah menikah adalah "sudahkan kita bersikap tawadu' kepada suami??", sedangkan bagi yang belum menikah "siapkah kita menjadi istri yang tawadu'?" Sungguh pertanyaan yang sangat mudah diucapkan tetapi sulit untuk menjawabnya...
Semoga kita semua kelak bisa menjadi istri yg tawadu' kepada suami...amin... Bagi teman2 yg sudah menikah silahkan sharing komentar..karena saya kan masih belum menikah jadi belum tahu benar bagaimana kerumitan pernikahan dan tugas seorang istri...semoga apa yang saya tulis menjadi tambahan ilmu yang bisa bermanfaat bagi semua..amin...^-^
Sampai jumpa di tulisan berikutnya...:)
hihihi.. aq yg 'baru' 1th masih terus belajar u/tawadhu'. karena sering kali susaaaah bwt tawadhu'. tp bkn berarti kegamangan kita akan kesiapan u/bertawadhu' itu sendiri jd halangan u/menikah. karena yg tidak mengikuti sunah Nabi yg ini gak akan diakui jd umatnya lho.
BalasHapuskarena menikah itu sendiri adalah long life learning and long life understanding each other. tidak ada 'kelulusan'nya :-)
terimakasi wat kak chunielz atas tulisannya
BalasHapusMengingatkan u/ sll menjadi istri sholehah...
hmmm... emang berat banget tu... tp tyt setelah menikah banyak memberikan perubahan, q menjadi sosok yg lebih stabil, seneng, dan sabar, padahal sebelumnya q keras bgt. Dan tyt menikah memberikan dorongan u/ sll menjadi pribadi yg lebih baik. Mungkin ni salah satu maksud "menyempurnakan setengah agama"
Kak Syuraiya, bener banget tu "menikah itu sendiri adalah long life learning and long life understanding each other. tidak ada 'kelulusan'nya" semoga kita terus mau belajar.
alhamdulillah..semoga bermanfaat...
BalasHapusyups..setuju banget kak syuraya..nikah adalah long life lerning and long life understanding each other dan tdk ada kelulusannya...
semoga segera bisa menyempurnakan separuh agama,,amin..
terimakasih komen ny..semoga menambah kesiapan diri untuk segera menikah..:D